Finally I got here.. @ Lloyd’s of London


Hampir setiap pelaku asuransi di seluruh dunia pernah mendengar dan paham tentang Lloyd’s of London. Mereka ingin berkunjung kesana. Industri asuransi menjadikan Lloyd sebagai dasar, arah dan patokan di dalam menentukan jaminan asuransi. 

Disinilah resiko asuransi yang berasal dari seluruh dunia dijaminkan melalui mekanisme asuransi dan reasuransi, dalam bentuk reasuransi langsung maupun dalam bentuk treaty. 

Tidaklah mengherankan jika setiap kecelakaan dan kerugian besar yang terjadi di bebagai belahan dunia, dampak yang ditmbulkan dalam waktu singkat akan dapat dirasakan oleh Lloyd’s. 
Lloyd’s mempunyai sejarah yang sangat panjang dan menjadi awal dari modernisasi industri asuransi hingga saat ini. Di mulai pada tahun 1686 di sebuah coffee house milik Edward Lloyd tempat berkumpulnya para pelaut dari berbagai kawasan di Eropah. Disinilah timbul ide dan konsep asuransi moderen. Ketika para pelaut mengeluhkan tentang resiko yang mereka hadapi terutama ketika mengangkut pada budak. Kapal mereka tenggelam dan budak banyak yang mati karena penyakit.  Mereka mengalami kerugian besar.
 


Sepeninggal Edward Lloyd ternyata gagasannya terus dilanjutkan. Pada tahun 1774 kantornya yang sebelumnya terletak di jalan Tower House pindah ke Lombard street. Anggotanya juga semakin banyak. Pada tahun 1844 Lloyd’s menempati kantor The Royal Exchange.

Kini setelah 330 tahun Llyod’s tetap exist dan terus menjadi pusat industri asuransi sedunia. Memberikan back up reasuransi kepada berbagai wilayah. Sekitar 50% pendapatan premi berasal dari Amerika utara, 29% dari daratan Eropah dan sisanya dari Asia dan Afrika. 

Hal serupa juga terjadi dengan penggantian klaim. Llyod’s juga memberikan kontribusi besar untuk memberikan ganti rugi atas musibah dan kejadian yang terjadi di berbagai lokasi dunia. Tahun 2017 lalu, Lloyd’s membayar ganti rugi sangat besar atas musibah badai dan angin topan Katrina di Amerika ditambah pula dengan kerugian akibat kebakaran besar di California dan musibah besar lainnya. Akibatnya tahun lalu Lloyd’s secara total mengalami kerugian sekitar 2 Mirlyar Poundsterling! Ini kerugian besar  yang diasakan setelah 6 tahun mengalami profit. 


Sebagai broker asuransi, sayapun sering berhubungan dengan Lloyd’s. Saya banyak kenal rekan-rekan broker yang berasal dari Lloyd’s broker yang datang ke Jakarta. Kemudian kami melakukan penempatan reasuransi melalui mereka. Atau kadang juga melalui perwakilan mereka di Hongkong dan Singapura. 

Saya mulai intensif bekerjasama dengan Lloyd’s broker ketika saya mendirikan VBS broker asuransi pertama saya tahun 1996. Saya melakukan penempatan asuransi sebuah kapal Pipe Laying Barge senilai USD 25 juta melalui broker Arthur J. Galaghar. Takaful Umum sebagai fronting. Kemudian terjadi klaim dan Alhamdulillah klaimnya dapat dibayar. 

Begitu dekatnya Lloyd’s di dalam tugas-tugas saya, tapi saya belum pernah pergi mendatangi Lloyd’s of London. Saya hanya bisa membayangkan setelah mendengar pelajaran dan cerita dari rekan-rekan yang sering bolak-balik ke Lloyd's. Sebagai besar mereka adalah para reinsurance broker atau para underwriters. Mereka perlu menegosiasikan reinsurance terms and conditions dan treaty dengan Lloyd's. Sebagai direct broker, saya tidak punya urgensi bertemu dengan orang Llyod’s. Tugas saya adalah menjelaskan manfaat jaminan asuransi kepada nasabah dan menyelesaikan klaim. Saya cukup paham dan bisa menjelaskan bagaimana mekasime dari penempatan asuransi hingga ke Lloyd’s. 

Alhamdulillah pada tanggal 11 April 2018 silam akhirnya saya sampai juga di gedung Llyod’s of London. Dreams came true.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika anda memerlukan jaminan Pengiriman barang atau Pengangkutan Barang dengan biaya ringan.   Hubungi L&G Insurance Broker. Broker dan konsultan asuransi khusus bank garansi terbaik di Indonesia. Segera call/WA segera ke 081283987016 sekarang juga
 ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Saya datang bersama rombongan dari PT Asuransi Sinar Mas (ASM) di bawah pimpinan direktur ASM ibu Dumasi Samosir. Dari cara penyambutan yang diberikan oleh team Lloyd’s terlihat sekali mereka sangat menghormati ASM. “Welcome to the Wijaya’s family” begitu kata sambutan dari wakil Chairman of Lloyd’s ketika kami berada di Lobby Lloyd’s building. Kamipun diberikan ID card dengan nama masing-masing yang tercetak. Sebenarnya Chairman of Lloyd’s yang akan menyambut kami, akan tetapi karena kami datang terlambat beliau tidak bisa menunggu karena ada acara penting lainnya.
 
Kami langsung diajak ke lantai 11 melalui security check yang ketat. Hanya tamu khusus yang boleh masuk. Selain itu hanya brokers yang terdaftar dan karyawan yang boleh masuk.
Di lantai 11 terdapat ruang committe, kantor chairman, dan ruang meeting yang besejarah yaitu meja dan kursi yang telah digunakan sejak tahun 1763 yang dipindahkan dari gedung Lloyd’s sebelumnya yang terletak di Lidian road tak jauh dari lokasi sekarang. Kursi dan mejanya masih dalam kedaan baik.

Kami dan rombongan duduk di ruang chairman sambil mendengarkan pengarahan dari wakil chairman. Rasanya saya seperti menjadi salah seorang dari Syndicate Member... hmmm. Setelah selesai pertemuan di ruang charmain, kami diajak ke ruang yang lain. Ternyata di ruang itu sudah tersedia makan siang. Sekali lagi betapa besarnya penghargaan mereka kepada ASM. Kamipun melanjutkan diskusi dengan para pejabat Lloyd’s. Acara berikutnya adalah merasakan sensasi menjadi broker dan underwriter di ruang yang paling bersejarah di Lloyd’s. Duduk di kursi dan meja yang sudah dipakai sejak tahun 1736 dan kami berperan seolah-olah sebagai broker dan underwriter pada jaman itu.. wow..so sensational!


Kamipun pindah ke ruang transaksi tempat broker dan para penjamin bertemu. Suasananya dibuat sama dengan suasana ketika Lloyd’s masih menempati gedung lama. Ada ruang dengan underwritting dengan ruang atap terbuka setinggi lebih kurang 60 meter. Ada eskalator dari satu lantai ke lantai berikutnya. Ruangnya terdiri dari kaca sehingga dapat terlihat kegiatan transaksi di setiap lantai. 

Di lantai dasar ada buku catatan klaim besar yang terjadi dari seluruh dunia. Pada saat melihat buku itu saya terkejut ternyata di halaman pertama terlihat ada tulisan klaim kecelakaan kapal terjadi di Indonesia beberapa bulan lalu. Ini bukti bahwa Lloyd’s memang pusat dari asuransi dari seluruh dunia. Konon katanya, dulu setiap ada kejadian besar lonceng besar yang ada di lantai 1 itu dibunyikan. 


Sebagai pelaku asuransi yang begitu bersyukur karena akhirnya saya sampai juga di gedung ini.  Menyaksikan dengan mata-kepala sendiri semua pelajaran dan ilmu yang di dapat dari buku-buku dan pengajar. Saya bercita-cita, untuk penerbitan buku saya akan akan memajang photo saya dengan latar belakang Lloyd’s of London. Kini photo itu sadah ada. Semoga bukunya dapat selesai dan segera diterbitkan.

Hal lain yang paling membahagiakan adalah karena saya bisa mengajak anak saya Omar Farhan usia 19 tahun ke Lloyd’s. Dia sangat beruntung karena diusianya yang begitu muda dia sudah menyaksikan sendiri pusat industri asuransi sedunia. Dia sudah pernah berada di puncak industri asuransi. Punya helicopter view. Selanjutnya dia tinggal mengambangkan karirnya untuk bisa kembali ke sini dengan karyanya sendiri.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika anda memerlukan jaminan Pengiriman barang atau Pengangkutan Barang dengan biaya ringan.   Hubungi L&G Insurance Broker. Broker dan konsultan asuransi khusus bank garansi terbaik di Indonesia. Segera call/WA segera ke 081283987016 sekarang juga
 ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Share on Google Plus

About Taufik Arifin

0 comments: